Posts

4.3 Aktivitas-aktivitas siklus pengeluaran

Ada lima Aktivitas dasar dalam siklus pengeluaran (Gelinas 1998:474) yaitu sebagai berikut : 1.       Aktivitas permintaan pembelian barang atas kebutuhan barang dan jasa. 2.       Aktivitas pemesanan barang dan jasa yang akan dibeli 3.       Aktivitas penerimaan barang dan jasa yang telah dibeli 4.       Aktivitas persetujuan faktur dari supplier 5.       Aktivitas pembayaran atas pembelian barang dan jasa 1.       Aktivitas Permintaan Pembelian Barang dan Jasa             Aktivtas permintaan pembelian barang dan jasa dilakukan dengan menggunakan dokumen Purchase Requisition. Dokumen ini berisi daftar pemesanan yang, meliputi tujuan pengiriman barang, tanggal pemesanan, nama dan jenis barang dan kuantitas pemesanan. Prosedurnya adalah tiap-tiap departemen diperbo...

4.2 Bagian yang Terkait dalam Siklus Pengeluaran

Sistem Manual Pengeluaran Kas: 1.       Bagian utang usaha Proses pengeluaran kas dimulai dalam bagian utang usaha. Staf administrasi bagian utang usaha meninjau file voucher utang terbuka atau utang usaha untuk melihat berbagai dokumen yang jatuh tempo dan mengirim voucher serta dokumen pendukungnya (permintaan, pembelian, pesanan pembelian, laporan penerimaan, dan faktur) ke bagian pengeluaran kas. 2.       Bagian pengeluaran kas Staf administrasi bagian pengeluaran kas menerima paket voucher dan meninjau berbagai dokumen untuk melihat kelengkapan dan akurasi administratifnya. Untuk tiap pengeluaran, staf administrasi tersebut membuat cek tiga salinan dan mencatat nomor cek, jumlah uangnya, nomor voucher, serta data lain yang terkait dalam daftar cek yang juga disebut jurnal pengeluaran kas. 3.       Bagian buku besar Staf administrasi bagian buku besar menerima voucher jurnal pengeluaran kas d...

4.1 Siklus Pengeluaran

Pengertian dan Tujuan Siklus Pengeluaran             Siklus Pengeluaran (Spending cycle atau expenditure cycle) adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa.             Siklus pengeluaran melibatkan beberapa aktivitas yang berhubungan dengan pembelian bahan mentah, persediaan barang-barang dan jasa. Kegiatan ini termasuk mengidentifikasikandan mendokumentasikan semua pengeluaran uang, menyipakan order pembelian menerima kiriman barang dan mencatat persediaan.             Tujuan utama dari siklus pengeluaran ini adalah untuk mempermudah pertukaran kas dengan para pemasok untuk barang dan jasa yang dibutuhkan dimana tujuan khusus yang terkandung didalamnya meliputi : 1.       Memastikan bahwa seluru...

3.7 Elemen Pengendalian Internal Versi COSO

Struktur pengendalian internal COSO dikenal sebagai Kerangka Kerja Pengendalian Internal yang Terintegrasi (COSO-Internal Control Integrated Framework) yang terdiri dari 5 komponen yang saling berhubungan. Komponen ini didapat dari cara manajemen menjalankaan bisnisnya, dan terintegrasi dengan proses manajemen. Untuk  memberikan  kepastian yang layak bahwa tujuan pengendaliannya akan tercapai. Komponen pengendalian COSO meliputi hal-hal berikut ini : 1.       Lingkungan pengendalian Lingkungan pengendalian berfungsi sebagai payung bagi keempat komponen lainnya. Untuk memahami dan menilai lingkungan pengendalian, auditor harus mempertimbangkan subkomponen pengendalian yang paling penting,yaitu ; ·          Integritas dan nilai-nilai etis ·          Komitmen kepada kompetensi ·          Partisipasi dewan komisaris atau ...

3.6 Pengertian Pengendalian Intern (Versi Coso)

Menurut model COSO, pengendalian intern adalah suatu proses yang melibatkan seluruh anggota organisasi, dan memiliki tiga tujuan utama, yaitu : 1.       Efektifitas dan efisiensi operasi 2.       Mendorong kehandalan laporan keuangan 3.       Dipatuhinya hukum dan peraturan yang ada. Pengendalian internal memberikan jaminan yang wajar,bukan yang absolute,karena kemungkinan kesalahan manusia,kolusi, dan penolakan manajemen atas pengendalian, membuat proses ini menjadi tidak sempurna. http://imas.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/40770/Pengendalian+Internal.pdf

3.5 Apa Itu COBIT

COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) adalah sekumpulan dokumentasi best practices untuk IT Governance yang dapat membantu auditor, pengguna (user), dan manajemen, untuk menjembatani gap antara risiko bisnis, kebutuhan control dan masalah-masalah teknis IT. COBIT mendukung tata kelola dengan menyediakan kerangka kerja untuk mengatur keselarasan TI dengan bisnis. Selain itu, kerangka kerja juga memastikan bahwa TI memungkinkan bisnis, memaksimalkan keuntungan, resiko IT dikelola secara tepat, dan sumber dayaTI digunakan secara bertanggung jawab. COBIT merupakan panduan yang paling lengkap dari praktik-praktik terbaik untuk manajemen TI yang mencakup 4 domain: 1.       Planning and Organization 2.       Acquisition & Implementation 3.       Delivery & Support 4.       Monitoring http://imas.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/4077...

3.4 Apa Itu Coso

COSO adalah singkatan dari Comitte Of Sponsoring Organization Of Treadway Commision , yaitu suatu inisiatif dari sektor swasta yang dibentuk pada tahun 1985. bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penggelapan laporan keuangan dan membuat rekomendasi untuk mengurangi kejadian tersebut. Model COSO adalah salah satu model pengendalian internal yang banyak digunakan oleh para auditor sebagai dasar untuk mengevaluasi, dan mengembangkan pengendalian internal. http://imas.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/40770/Pengendalian+Internal.pdf